Label:
Artikel
A. Budaya Kerja
Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang
memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang.
Sedang kebudayaan
adalah
a) sebagai suatu keseluruhan dari pola perilaku yang dikirimkan
melalui kehidupan sosial, seniagama, kelembagaan, dan semua hasil kerja
dan pemikiran manusia dari suatu kelompok manusia.
b) keseluruhan sistem gagasan
tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang
dijadikan miliki diri manusia dengan cara belajar.
B. Apa Arti Definisi / Pengertian Budaya Kerja?
Budaya Kerja adalah suatu falsafah dengan didasari pandangan hidup
sebagai nilai-nilai yang menjadi sifat, kebiasaan dan juga pendorong
yang dibudayakan dalam suatu kelompok dan tercermin dalam sikap menjadi
perilaku, cita-cita, pendapat, pandangan serta tindakan yang terwujud
sebagai kerja.
C. Apakah Tujuan Atau Manfaat Budaya Kerja?
Budaya kerja memiliki tujuan untuk mengubah sikap dan juga perilaku
SDM yang ada agar dapat meningkatkan produktivitas kerja untuk
menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang.
Manfaat dari penerapan Budaya Kerja yang baik :
1. meningkatkan jiwa gotong royong
2. meningkatkan kebersamaan
3. saling terbuka satu sama lain
4. meningkatkan jiwa kekeluargaan
5. meningkatkan rasa kekeluargaan
6. membangun komunikasi yang lebih baik
7. meningkatkan produktivitas kerja
8. tanggap dengan perkembangan dunia luar,dan lain sebagainya.
1. meningkatkan jiwa gotong royong
2. meningkatkan kebersamaan
3. saling terbuka satu sama lain
4. meningkatkan jiwa kekeluargaan
5. meningkatkan rasa kekeluargaan
6. membangun komunikasi yang lebih baik
7. meningkatkan produktivitas kerja
8. tanggap dengan perkembangan dunia luar,dan lain sebagainya.
D. Apakah Pilar Budaya kerja?
Pilar budaya kerja merupakan landasan yang menjadi tolok ukur atau acuan nilai untuk mengukur suatu program. Pilar budaya kerja seperti yang dicanangkan Bupati Bone adalah :
1. Kerja Cerdas
2. Kerja Keras
3. Kerja Ikhlas
4. Kerja Tuntas
KERJA CERDAS ;
Mampu memperhitungkan risiko, mampu melihat peluang & dapat
mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan yang diharapkan Hal ini tentu didasari tingkat kemampuan yang dimiliki seseorang (profesional pada bidangnya)
KERJA KERAS :
Usaha
maksimal untuk memenuhi keperluan hidup di
dunia dan di akhirat disertai sikap optimis. Setiap orang wajib
berikhtiar maksimal untuk memenuhi kebutuhan hidup di dunia dan akhirat.
Kebutuhan hidup manusia baik jasmani maupun rohani harus terpenuhi.
Kebutuhan jasmani antara lain makan, pakaian dan tempa tinggal sedangkan
kebutuhan rohani diantaranya ilmu pengetahuan dan nasehat. Kebutuhan
itu akan diperoleh dengan syarat apabila manusia mau bekerja keras dan
berdo’a maka Allah pasti akan memberikan nikmat dan rizki-Nya. Bekerja
atau berikhtiar merupakan kewajiban semua manusia. Karena itu
untuk mencapai tujuan hidup manusia harus bekerja keras terlebih dahulu.
Dalam lingkup belajar, kerja keras sangat diperlukan sebab belajar
merupakan proses ang membutuhkan waktu. Orang akan sukses apabila ia
giat belajar, tidak bermalas-malasan.
KERJA IKHLAS :
Bekerja dengan bersungguh-sungguh yang dilandasi oleh hati yang
tulus dan dilakukan tanpa keluh kesah. Hal ini harus dimulai dari niat
yang baik atau dalam bahasa Bugis disebut "ININNAWA". Kerja ikhlas
adalah bentuk pengorbanan baik tenaga, pikiran, dan perasaan.
KERJA TUNTAS :
Bekerja tidak setengah-setengah & mampu mengorganisasikan bagian-bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhir untuk mencapai hasil maksimal. Kerja tuntas dikalangan Bugis Bone dikenal dengan prinsip "TELLABU ESSOE RI TENGNGA BITARAE" yaitu jika ingin melakukaan sesuatu pekerjaan maka renungkanlah kemudian satukan hati dan pikiran selanjutnya lakukan dan jangan berhenti di tengah jalan .
Bekerja tidak setengah-setengah & mampu mengorganisasikan bagian-bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhir untuk mencapai hasil maksimal. Kerja tuntas dikalangan Bugis Bone dikenal dengan prinsip "TELLABU ESSOE RI TENGNGA BITARAE" yaitu jika ingin melakukaan sesuatu pekerjaan maka renungkanlah kemudian satukan hati dan pikiran selanjutnya lakukan dan jangan berhenti di tengah jalan .
Oleh : (Mursalim)


0 komentar:
Posting Komentar